-->

Menampilkan postingan dengan label Cerpen

Ttttiiiiiiiiiiiiiiiinnnnn—suara klakson tiada hentinya berbunyi

Suara klakson tiada hentinya berbunyi—ikut memenuhi suara bising di kepala. Manusia-manusia bodoh ini tak ada empati sedikit pun. Kalau mereka ma…
Reza
Tidak ada komentar

Dia yang Jarang Berbicara

Dia yang jarang pulang. Dia yang selalu pulang di hari Minggu dan Rabu. Mempersiapkan makan jam tiga dini hari. Seseorang di hadapannya memulai denga…
Reza
Tidak ada komentar

Jingga Memang Cantik, tapi Tak Kusukai

Kulihat laut membentang tanpa batas. Warna birunya mempesonaku. Lautlah yang kemudian menjadi alasan mengapa aku menyukai warna biru. Dengan mata ber…
Reza
Tidak ada komentar

"Ma, Mual, Ma"

"Ozaaan. Ambilkan gunting buat Papa, Nak." pinta Mama yang tengah sibuk merapikan isi koper. Rumah berantakan sekali. Barang-barang berteb…
Reza
Tidak ada komentar

Orang Dewasa itu Aneh

Mama — dengan mata sembab — menggenggam tanganku erat ketika kami sedang pergi mencari makan untuk makan malam. Mama memilih bakso langganan kami yan…
Reza
Tidak ada komentar

Seperti Gedung

Keringat mengucur deras membasahi seragam kami. Semua orang sibuk mengibas-ngibaskan buku tulis, mencoba memberi perlawanan kepada udara panas. Gur…
Reza
Tidak ada komentar